Senin, 02 Desember 2013

Seperti Udara (lanjutan 9)


Perhentian pertamaku adalah sebuah perumahan dimana teman SD ku tinggal. Kini perumahan itu telah banyak berubah sejak terkhir kali aku kesana sebelum keberangkatanku. Aku hanya berputar sebentar kemudian melanjutkan perjalananku ke Domas. Ke SMP ku dulu.

Banyak kenangan yang tercoret disana. Mulai dari bangku di kelas, dinding toilet, dinding kelas, pohon, mading, dan yang utama kenangan itu bertumpuk dalam lembar buku di perpustakaan. Saling menindih dalam gudang tempat penyimpanan alat musik di ruang kesenian. Berjejer pada etalase tempat penyimpanan mukena dan Qur’an di musholla.

Kenangan itu tergantung pada pot-pot bunga anggrek depan kelas 9B, kelasku dulu. Kenangan itu mengintip dibalik jendela ruang kelas. Berbaris pada bangku-bangku kantin yang tertata tak beraturan. Mengalir seiring aliran air pada pancuran di taman. Bergerak bersama dedaunan pohon angsana yang ditiup angin.

Aku menghela nafas, dan saat itu juga kurasakan aku kembali ke masa-masa SMP dulu. Betapa menyenangkan. Semua bagaikan dedaunan yang beterbangan. Dan aku ikut terbang bersamanya.

Seperti Udara (lanjutan 8)

Rutinitas lamaku berulang. Terasa menyenangkan dan membosankan.
Menyenangkan karena aku bisa berinteraksi dengan orang-orang sekitar, membosankan karena setiap hari aku harus melakukan ini. Ini lebih baik daripada aku duduk berdiam diri di rumah, kataku dalam hati.
Setiap hari, mulai pukul 15.00 hingga pukul 20.00 rumahku selalu ramai dengan anak-anak yang hilir mudik. Meskipun aku tidak mendapatkan sertifikat guru, mereka tetap saja datang tanpa henti. Hhmmmhh…… ada setitik kebanggaan dalam hatiku.

Sudah lebih dari sebulan aku seperti ini. Setiap pagi berdiam diri di rumah, dan sorenya sibuk dengan anak-anak yang belajar di rumahku. J
Terkadang aku lelah dan penat, namun saat kudengar suara bening mereka yang berebutan minta dikoreksi olehku, seakan kepenatan dan kelelahan itu berlalu. Seperti debu tertiup angin, pfyuuuuhhh…..

Akhir minggu. Aku tidak ada jadwal mengajar. Aku merencanakan untuk bersepeda. Apalagi telah memasuki bulan September, musim gugur. Bulan dimana aku mendapatkan kado ultah ke-17ku. Kado dimana akan membuat masalah besar. Hampir membawa kehancuran diriku.

Kado dari seseorang yang kupercaya. Kado yang tak pernah kuharapkan. Penyesalan selalu diakhir kalimat. Ya. aku mengakuinya dan tidak ingin mengulanginya lagi.
*************************************************************************************

Pagi menjelang. Setelah sholat aku menonton tv hingga pukul 6. Dan sarapan seraya manonton Disney Channel. Aku merasa J. Selesai sarapan aku mengambil handuk dibelakang dan masuk ke dalam kamar mandi. Entah kenapa aku mandi dengan cepat.

Aku mengeluarkan sepedaku dan mengunci rumah, dan berangkat dengan perasaan tak menentu. Aku tidak tahu kenapa aku merasakan ada sesuatu yang akan terjadi. Entah, aku tak tahu. Aku membaca bismillah dikayuhan pertama. Kemudian meluncur dengan otak sedikit tenang.

Tidak ada halangan saat aku menyeberangi jalan yang lumayan ramai. Aku melihat beberapa anak memakai seragam khas SMK. Aku tersenyum dalam hati.
Perjalanan Sabtu pagi telah dimulai. Aku mengawali dengan semangat dibarengi dada bergetar. Aku tidak tahu kenapa. Sudah biar saja. Yang penting aku bisa menikmati pagi ini.

Selasa, 26 November 2013

End of MOTA

Kebahagiaan karena telah memberikan yang terbaik lebih nikmat daripada kemenangan yang berulang. Sebuah kebersamaan akan terasa nikmat apabila kita menikmatinya. Dan sebuah kerikil tiada berarti bila tidak ada yang menginjaknya. Kita hidup di satu semesta oleh karenanya hidup mesti saling jaga. Keselarasan mimpi terindah.

Kamis, 21 November 2013

Seperti Udara (lanjutan 7)

Memang mendung disini. Aku melihat keatas. Masih ada awang yang menggantung. Aku harap tidak hujan. Aku masuk ke dalam gangku dengan santai. Ilham mengikuti dibelakangku.

“kakak rumahnya tetep yang dulu?” suaranya yang besar singgah ditelingaku.
“yaiyalah… rumah Cuma punya satu..” jawabku datar.
“oo…” komentar pendek darinya.
Aku tidak ingin orangtua ku melihatku menangis. Aku harus seceria saat aku berangkat tadi.
“Ilham…” panggilku setengah menghardik.
“ehmmm…” jawabnya dan aku memelankan laju sepedaku. Aku berhenti di pos satpam yang tidak terpakai. Ilham mengikuti dan berhenti disebelahku.
“apa?”
“gapapa J ” aku menjawab seraya tersenyum.
“-_-” Ilham balas tersenyum.
“makasih ya..”
“iya sama-sama”

Mataku terasa panas. Aku hendak menangis lagi, namun kutahan sekuat tenaga. Dan aku berhasil. Untung Ilham tidak melihat genangan air mataku.

“aku gak tau harus gimana lagi kalo gak ada kamu…” kataku tersenyum.
“aku juga…” ia melirikku. Ada kilatan tersembunyi dalam matanya.
“yuk! Bentar lagi nyampe. Oya, rumahku dari dulu berantakan, jadi jangan kaget ya….” kataku meraih sepeda dan menaikinya.
“ahh…. Gapapa kok kak…” jawabnya.

Aku terus melanjutkan mengayuh. Hingga pada suatu gang yang membelok kearah kanan, aku membelokkan sepedaku dan mengikuti jalan kecil itu. Di sebuah rumah bercat biru dengan pohon cemara menjulang di depannya, aku memelankan sepeda dan memakirnya dibawah pohon jambu.
Aku  menoleh kearah Ilham, dan memberikan kode padanya untuk memarkir di tempat dimana aku memakirkan sepedaku.

“ayo masuk…” ajakku berjalan ke dalam rumah.
Di rumah tidak ada siapa-siapa. Aku membuka rumah dengan kunci yang kubawa. Ada note kecil diatas meja saat aku membuka pintu. Ternyata orang tuaku sedang pergi. Entah aku harus senang atau tidak. Aku tidak tahu.

Kulihat keluar dan Ilham masih berdiri di jalan setapak rumahku.
“ayo masuk sini!!” kataku setengah berteriak.
Ilham menuruti perkataanku dan masuk. Ia langsung duduk dishofa sementara aku mengeluarkan air putih dari dalam kulkas. Tak lupa jambu air yang kemarin aku panen juga ikut kuhidangkan.
“ayo Ham… ojo sungkan…” aku mempersilahkan.
“lho… ortue sampean nag ndi mbak?” tanyanya dengan logatnya. Aku merasa geli.
“lagi pergi…” jawabku pendek kemudian duduk bersebrangan dari tempatnya duduk.
“sampean anak tunggal?”
“iya… -_- ‘’ perasaan dari dulu udah aku kasih tau deh….” Aku menjawab dengan ekspresi –yang benar saja–kutujukan padanya.
“heheheh….. lupa….” Ia menjawab tanpa dosa.
“nih…. Minum dulu… habis sepedaan jauh gitu… pasti capek..” kataku mendekatkan minuman dan jambu di baskom. Aku juga mengambil sebuah jambu untuk diriku sendiri.

Kurasakan tiba-tiba suasana berubah menjadi kaku dan formal. Entah kenapa aku melangkahkan kaki menuju kamar mandi tanpa permisi. Meskipun aku masuk ke dalam kamar mandi, tapi aku tidak juga buang air. Aku malah berdiri memunggungi pintu kamar mandi dan melongokkan kepalaku ke dalam bak kamar mandi.
Dapat kulihat bayanganku disana. Ada gurat kesedihan, kerinduan, dan kebimbangan. Bimbang? Kenapa? Apa? Dengan siapa? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul  mendadak. Aku tidak tahu jawabannya. Aku bingung harus menjawab apa.
Sedetik kemudian aku sudah menampar bayanganku. Terdengar air berkecipak dan membasahi tanganku. Aku masih saja mengamuk. Menyebabkan air berkecipak makin brutal. Kini wajahku ikut terkena getahnya.
Kerudung dan pakaianku juga ikut basah. Kudengar derap langkah kaki mendekat.

“mbak Dita kenapa?” suara khas Ilham.
“…………………………….” Aku tidak menjawab melainkan memilih suara-suara dalam udara yang menanyakan kebimbanganku.
“mbak?” ia maju satu langkah.
“…………………………..” suara-suara itu perlahan memelan dan kemudian menghilang sama sekali.
Bak mandi menjadi keruh, namun tidak ada riak lagi. Airnya sudah tenang. Aku mengamati tanganku yang basah kemudian meraba wajahku.
“mbak Dita!!!” kali ini suaranya tegas.
Aku membalikkan badan dan melihat ia berdiri di depanku. Aku masih menunduk. Kurasakan ketegangan itu kembali menyusup dan mengawang.  Menelisik tiap perasa yang ada.
“sampean kenapa mbak?” tanyanya.
“…………………” aku masih menunduk.
“mbak!!!” kali ini nadanya menghardik.
“………………….” Aku menatap matanya dengan kosong. Aku masih memikirkan suara-suara itu.
“mbak Dita!!” kedua tangannya memegang pundakku yang lebih pendek darinya.
Aku langsung sadar dan menepisnya dengan kasar.
“aku mau ganti baju…..” jawabku kemudian mengambil handuk.

Aku langsung kabur ke kamar depan, mengunci rapat-rapat pintunya. Namun aku belum juga mengganti bajuku. Aku malah mengambil sebuah buku. Kutuliskan apa yang harus kutuliskan disana. Hanya aku dan Tuhan yang tahu.
Sepuluh menit kemudian aku keluar dan mendapati setengah dari isi baskom telah kosong. Aku hanya tersenyum geli melihat ekspresi tak bersalah Ilham.

“wah….. kamu doyan banget..” kataku seraya mengembalikan handuk.
“yaiyalah…… lha sampean malah ngilang gak jelas”
Aku kembali ke hadapannya dengan cepat kemudian duduk dan mengambil jambu.
“kak, aku pulang dulu ya……”
“lho? Kok buru-buru?” kataku spontan.
“lha tadi sampean malah semedi di kamar mandi……..” jawabnya seraya bangkit.
“maaf……….. maaf…….” Kataku menyesal.
“pulang dulu ya….” katanya keluar dan berjalan menghampiri sepedanya.
“oke… ati-ati di jalan”
“iya iya…”
“jangan lupa sering-sering main ke sini…”


Aku mengantarnya hingga ia hilang dibelokan jalan. Aku berharap dia adalah Awang.

Rabu, 20 November 2013

Seperti Udara (lanjutan 6)

Aku tak bisa menahannya lagi. Aku menangis dan kurasakan bahwa mataku kabur. Namun, aku masih bisa melihat sosok yang mendatangiku. Ia tersenyum kecut. Aku mendongakkan wajah dan melihatnya.

“sudahlah mbak….. gak pantes mbak nagis…” ia mencoba menghiburku.
“hiks…hiks…hiks…”
“mbak… kenapa sih mbak? Jangan nagis dong… kan malu dilihat orang…”
“…………………….” Ku tak peduli. Aku masih terisak dengan kepala menunduk.

Kurasakan tangan kekar Ilham meraih pundakku dan membelaiku perlahan. Ia juga mencoba mendongakkan wajahku agar aku bisa menghadapnya. Tapi aku keras kepala. Aku masih saja menunduk.

“mbak…. Aku kan ada di sini…” Ilham berkata lembut. Mau tak mau aku mendongakkan kepala. Aku menatap wajahnya. Masih berkabut. Mungkin air mataku yang menghalangi pemandanganku. Aku mengelap air mataku dengan punggung tanganku.

“sudah… gausah nangis lagi… sampean udah besar…”. Aku tersenyum mendengar pernyataannya. Aku tahu aku sudah berumur 24 tahun, dan tidak pantas bagiku menangis seperti anak kecil.
“heheheeh” aku hanya terkekeh sedih.

Kutatap matanya beberapa lama dan dapat kutemukan sesuatu. Entah apa. Sesuatu itu hangat. Sejak dulu memang Ilham-lah yang paling mengerti mengenai ini.
Aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tidak mungkin aku menyusul Awang. Kini, yang bisa kulakukan hanyalah menunggu. Ya menunggu. Itulah yang sering kulakukan dulu, saat aku menunggunya agar kami bisa berangkat sekolah bersama.

Aku menunggunya sejak pukul setengah enam, tapi ia muncul pukul enam lebih seperempat. Aku hanya melayangkan senyum jengkel dan geli saat itu. Kemudian aku naik dan duduk dibelakangnya. Aku selalu bilang padanya untuk berhati-hati.
Dan dulu kami sering bertengkar masalah kecelakaan. Aku masih ingat ia tetap ngotot bahwa cerita itu adalah opini. Tapi aku mengatakannya bahwa itu adalah fakta karena memang ada buktinya. Lantas ia menamaiku ‘opini’.
Aku ingat masa-masa itu. Dimana aku belum menyadari bahwa ia mencintaiku. Aku belum tahu. Dan disaat aku tahu, semuanya berubah. Sahabatku…. Dhea tiba-tiba membenciku dan meninggalkanku begitu saja saat ia dan temannya bercanda denganku.

Tapi yang paling menyakitkan adalah saat Dhea, senang melihatku menderita kemudian meninggalkan aku sendiri. Dhea sendiri yang bilang seperti itu. Dan sampai sekarang…. Aku belum bisa memaafkan kejadian tujuh tahun lalu. Meskipun aku dan Dhea telah berteman baik selama itu.

“mbak…” suara rendah Ilham membawaku ke masa sekarang. Aku menoleh.
“maaf” hanya itu yang bisa kuucapkan.
Awang... aku mendongak dan kulihat sekumpulan awan mengarak ke rumahku di Putat. Mungkin sebentar lagi hujan. Entah.

Kuharap Awang disana. Mengikutiku, atau aku yang mengikutinya? Entah. Aku mencintainya. Sangat.
Kali ini bukan rasa suka biasa, tapi cinta.

“aku mau pulang” kataku kemudian berdiri meninggalkan Ilham.
“mbak… kok buru-buru?” Ilham mencegahku.
“iya?” aku menoleh.
“boleh aku main ke rumahnya mbak Dita?” sorot matanya aneh.
“Boleh dong… yuk!!!”

Kami berjalan menghampiri sepeda kami masing-masing. Entah apa yang kupikirkan. Aku hanya menghitung detik agar cepat berlalu dan aku bertemu dengannya.

Selasa, 19 November 2013

MOTA

i'm so glad i can spend my time with you guys :D
dan... inilah hasil karyaku....
 
heheheheeh............ :D

Senin, 18 November 2013

Seperti Udara (lanjutan 5)

Jantungku berdegup kencang saat aku memasuki sebuah gang kecil yang terletak disebelah barat SMPN 2 Menganti. Aku  masih ingat alamat rumahnya. Gang 3 RT 4/RW 5. Entah kenapa kakiku gematar, rasanya aku ingin ambruk.

“kakak gapapa?” Tanya Ilham memegangiku dari belakang.
“gapapa kok” jawabku bohong.
“ayo kak. Itu rumahnya” kata Puput menunjukkan sebuah rumah yang pernah kusinggahi dulu.
Aku menatap mata mereka. Kuucap bismillah dalam hati kemudian memasuki rumah itu. Ilham-lah yang kusuruh masuk duluan.

“assalamualaikum…” Ilham mengucap salam.
“waalaikum salam…” seseorang menjawab seraya keluar dari rumah.
“ayo mas silahkan masuk… mbaknya juga…” katanya mempersilahkan.
“oh iya dek…” jawabku mengikuti langkah Ilham yang masuk duluan.
Kutebak remaja itu adalah adik Awang. Dan memang benar. Tak lama ada seorang wanita lebih dari setengah abad, namun masih terlihat cantik keluar dan menghampiri kami.

“oalah… mau cari siapa ya?” tayanya to the point.
“saya temannya Awang.” Ilham memperkenalkan diri.
“oalah yang dulu pernah main ke sini itu ya?” kata ibunya Awang, memperjelas.
“iya tante”
“lha kalo yang cewek ini siapa?” sang ibu melihat kearahku.
“saya juga temannya Awang” jawabku menyembunyikan semburat merah dipipi.
“ohh… terus… ke sini ada keperluan apa?”  Tanya beliau.
“ini saya mau nyambangi teman akrab. Kan baru pulang dari perantauan” kataku menjelaskan.
“pulang dari mana? Kok Awang gak beri tahu?”
“mungkin hpnya Awang tidak aktif. Saya sudah mencoba menghubungi Awang…” jelasku.
“oalah…. Memangnya merantau kemana?”
“dari Paris bu. Alhamdulilah kontrak sudah habis. Sekarang disuruh pulang sama ayah ibu…” kataku pelan.
“ohh… gitu… to”
“oya.. ini ada oleh-oleh sedikit buat Awang dan adiknya…” kataku memberikan oleh-oleh yang kubawa.
“gak usah repot-repot….” Jawab ibunya Awang.
“kira-kira Awang pulangnya kapan tante?” Tanya Ilham.
“waduh… kurang tahu ya….. soalnya baru berangkat Juni kemarin…. Mungkin 6 bulanan…” terang beliau.
“oalah… apa hpnya Awang ganti? Kok saya telpon selalu salah?” Ilham bertanya lagi.
“oalah itu…..” aku tidak mendengar percakapan selanjutnya. Mataku sibuk memandang foto-foto yang terpajang di tembok.

Ada foto keluarga Awang disana. Saat Awang masih kecil, hingga beranjak dewasa. Mungkin itu foto terakhirnya sebelum ia berangkat berlayar. Ia terlihat gagah mengenakan pakaian koki dan berdiri bersama rekan-rekannya dari lain Negara.

Sebuah foto mengagetkanku. Itu foto Awang dengan seorang gadis. Mereka berfoto begitu mesra. Mereka berdua saling menempel. Meskipun foto itu kecil, tapi mataku yang minus masih dapat mengenali bahwa itu adalah Awang.
“ini fotonya Awang sama siapa ya?” tanyaku spontan.
“oohh…. Itu katanya Awang, pacarnya Awang. Mereka udah tunangan tapi di rumahnya si ceweknya…”
“dan…. ???” aku menoleh dengan kaget.
“ya… berhubung Awang-nya lagi layar, ya gak bisa cepet-cepet nikah…….” Jawab ibunya Awang dengan entengnya.

Aku merasa hilang arah. Aku menahan air mata yang hampir tumpah dan mencoba tersenyum seikhlas mungkin. Aku cemburu dengan gadis itu. Sangat. Aku menatap Ilham dan memberikan kode untuknya agar pulang.

“kalau begitu kami pulang dulu tante….” Pamit Ilham
“kok buru-buru?”
“iya.. setelah ini mau kunjung-kunjung lagi..” jawab Ilham
“tolong sampaikan pada Awang kalau kami kemari ya, Te…” kataku
“iya…iya… nanti tante sms Awang…. Oya, kamu namanya siapa?” si ibu menahan pundakku.
“Dita…” jawabku kemudian keluar dari rumahnya.
“permisi dulu Te… Assalamualaikum…” kata Ilham samar-samar.

Aku tidak tahu harus bagaimana. Aku ingin menangis sekeras-kerasnya. Kuputuskan untuk mengayuh sepedaku kearah SMPN 2 Menganti. Meskipun ada beberapa yang ikut taekwondo, tapi aku tidak peduli. Dapat kurasakan kalau Ilham mengikutiku.
Awang….. kenapa kau begitu kejam padaku? Aku tahu aku yang salah, taapi aku telah meminta maaf dan berusaha memperbaiki keadaan, tapi kenapa kau membalaskan dendammu dengan cara begini?
Aku tak kuat menahan air mata lagi. Aku menangis sejadi-jadinya didepan kelas yang tak kutahu kelas apa. 

Aku menangis. Untuk Awang.
Ia membalaskan dendam…
Ia marah…
Ia…. Tidak mencintaiku…
Tak apa, aku tetap mencintainya, perjanjian ini masih berlaku!!!!


Rabu, 13 November 2013

Desember-Turquoise

Batu pirus merupakan salah satu batu yang paling lama diketahui oleh manusia. Batu pirus mempunyai nilai keras 5-6 berdasarkan daftar keras Mohs, mereka menempati di urutan ke delapan. Karena batu pirus hanya sedikit lebih kuat dari kaca jendela maka batu ini harus dijaga dengan hati-hati. Batu pirus ini telah dikenal oleh bangsa Mesir dan ditambang di daerah Sinai lebih dari 6000 tahun silam dan banyak ditemukan dalam makam-makam kuno yang berusia lebih dari 4000 tahun sebelum Masehi. Batu pirus yang paling berkualitas terdapat di Iran.

Nama batu pirus “turquoise” dalam bahasa Prancis artinya “batu Turki” yang awal-awal dikira memang berasal dari Turki karena namanya, namun sebenarnya batu ini tidak ada di Turki. Turquoise merupakan batu nasional negara Iran (Persia) dan digunakan untuk menghiasi mahkota kerajaan dan atribut bagi para petinggi negara. Kualitas Turquoise terbaik ditemukan di Nishapur, bagian Timur Laut Iran dan penambangannya telah berlangsung sekitar 3000 tahun silam. Namun kini turquoise juga banyak ditemukan di bagian barat daya Amerika Serikat di negara Arizona dan New Mexico, dimana suku-suku Indian membuatnya menjadi perhiasan-perhiasan yang indah. Suku Aztec mengunakan turquoise sebagai potongan kecil mozaic untuk menghias topeng yang digunakan pada upacara keagamaan dan hiasan lainya.

Batu ini tidak transparan atau tembus cahaya dan warnanya ada yang hijau muda sampai hijau tua dan ada pula yang biru muda sampai biru tua. Pada umumnya batu pirus berwarna hijau tetapi yang berwarna biru lebih tinggi nilainya. Warna hijau di batu pirus disebabkan adanya campuran besi dan warna biru pada batu pirus disebabkan adanya campuran tembaga. Garis garis yang menyerupai keretakan di batu pirus itu sebenarnya merupakan urat emas, pirus daun dan sebagainya. Urat-urat di batu pirus yang berwarna merah sangat mahal harganya karena dipercayai sebagai jenis batu pirus yang sakral dan jika batu pirus tidak ber-urat maka akan dianggap sebagai batu pirus yang sudah “mati”.

Menurut para pakar dan penggemar batu pirus, batu ini sangat sensitive terhadap bau-bauan. Batu pirus dapat menyerap bau, minyak atau kotoran dalam jangka waktu yang lama, sifat batu turquoise atau pirus agak lunak dan berpori-pori, sehinga pemakaian dan perawatannya harus lebih diperhatikan karena dapat menyerap minyak atau bahan kosmetik seperti parfum jadi hindarkan atau jangan meletakkan batu pirus ini bersamaan dengan barang-barang yang mempunyai zat-zat yang bisa mempengaruhi batu pirus tersebut. Batu pirus juga perlu “bernafas” dan ruangan yang lembab atau kurang udara dapat menyebabkan warna batu pirus berubah dan akhirnya jatuh nilai harganya. Batu pirus sering dipakai pada para raja dan penguasa di zaman dulu.

Kegunaan atau manfaat
Batu pirus dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain membawa kedamaian dan kebahagiaan dan menolak bencana atau bahaya.

November-Topaz

Batu topaz terdiri dari alumunium oxide dan kiezelzuur. Batu topaz mempunyai nilai keras 8 berdasarkan daftar keras Mohs, mereka menempati di urutan ke empat setelah batu intan, corundum dan chrysoberyl. Batu topaz di Indonesia dikenal dengan berbagai nama seperti daud, mirah cempaka dan batu selong. Walaupun batu topaz termasuk batu yang amat keras namun batu tersebut tidak boleh terbentur terlampau keras juga dan dalam perubahan suhu yang hebat secara tiba-tiba dapat membuat batu topaz retak.

Di masa lalu kebanyakan orang berpikir semua batu kuning adalah topaz dan semua batu jenis topaz haruslah berwarna kuning. Warna batu topaz juga bermacam-macam diantaranya warna coklat, merah muda, ungu dan biru. Adapun juga yang tidak berwarna atau transparan dan ada juga yang memiliki beberapa warna namun yang paling diminati atau dicari adalah yang berwarna merah keemasan atau jingga dan yang paling murah dan umum yang berwarna biru (biasanya diperoleh dari Cina). Tidak sedikit penghimpun batu-batu mulia yang tidak bisa membedakan antara batu topaz dengan batu mirah kuning padahal mereka berdua jelas-jelas berbeda. Kini kebanyakan topaz warna biru telah melalui proses radiasi dan pembakaran.

Batu topaz yang berkualitas bagus mempunyai kilau yang sangat tinggi, terang, warnanya bening dan dingin jika disentuh bahkan licin. Apabila menggosok batu topaz ini dengan keras batu ini dapat mengeluarkan api atau hawa listrik yang menarik potongan kertas kecil-kecil.

Jika anda takut membeli batu topaz yang palsu dianjurkan untuk membeli bromoform (semacam cairan )di apotik. Masukkan batu itu ke dalam bromoform tadi, jika batu itu tenggelam maka batu itu adalah batu topaz asli dan jika mengambang maka batu topaz itu palsu. Hal ini berbeda untuk menguji batu aquamarine yang disebut asli jika batu aquamarine tersebut mengambang di cairan bromoform.
Penghasil terbesar batu topaz adalah Minas Gerais, negara bagian Brazil. Selama 300 tahun daerah distrik Ouro Preto (Brazil) menjadi pemasok topaz terbesar di dunia dengan topaz warna kuning, merah-muda dan oranye. Negara-negara lainnya adalah Amerika, Pakistan, Srilanka, Rusia, Jerman, Mexico, Australia dan Myanmar. Kristal topaz seringkali ditemukan dengan berat berkilo-kilo.

Kegunaan atau manfaat
Batu topaz dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain meningkatkan ketegasan dan berpikir logis, memberi penglihatan tajam dan kesabaran, membawa kebahagiaan, menolak penyakit-penyakit bahaya tertentu seperti penyakit gila dan melindungi pemakai dari ancaman bahaya.

Oktober-Opal

Bagi mereka yang lahir di bulan Oktober, batu kelahirannya adalah opal. Beberapa sifat opal diantaranya yaitu melambangkan harapan, kepolosan, dan kemurnian.
Sifat metafisik tradisional untuk batu kelahiran Oktober (Opal) adalah kebahagiaan, kesetiaan, loyalitas, dan kepercayaan diri.
Sifat penyembuhan dari opal terkenal efektif untuk masalah kesehatan yang berkaitan dengan mata dan infeksi mata.
Opal juga sering digunakan untuk meningkatkan visualisasi, imajinasi, mimpi, serta penyembuhan.

Agustus-Peridot

Peridot merupakan lambang matahari, sedangkan sardonyx dipercaya membawa keberuntungan, melindungi pemakainya dari godaan setan dan membuatnya pandai bicara.

Juli-Ruby

Batu mirah (Ruby) adalah batu mulia jenis mineral corundum sama seperti batu mulia sapphire. Namanya berasal dari kata Yunani “ruber” yang artinya merah. Batu mirah atau ruby terbuat dari alumunium oxide dan warna merahnya diakibatkan adanya campuran dari chromium. Nilai keras batu mirah adalah 9 dalam daftar keras Mohs dan berat jenisnya 3,99 sampai 4.

Warna batu mirah tidak selalu merah tetap tetapi ada juga yang berwarna merah kekuning-kuningan atau jingga, merah keungu-unguan ataupun merah muda, tetapi dari semua itu yang paling berharga atau dicari yaitu merah. Pada dasarnya corundum murni tidak berwarna, semua warna pada batu permata disebabkan oleh unsur kimiawi lainnya yang bergabung saat proses kristalisasi terjadi. Batu mirah yang berkualitas tinggi bisa menyaingi intan dalam segi harga dikarenakan mereka lebih langka dari intan. Jika batu mirah dipanaskan sampai dengan 1000 celsius maka warnanya akan menjadi merah muda dan akan balik seperti warna semula lagi (merah) kalau sudah dingin. Salah satu batu mirah yang paling hebat berasal dari Birma, yaitu “Lord of the Rubies” yang besarnya sebesar telur burung merpati.

Dalam dunia perdagangan batu mulia sudah tidak heran lagi jika kita mendengar batu-batu mulia sengaja dipanaskan untuk merubah atau memperindah batu-batu tersebut seperti warnanya, kilauannya, pembentukkannya dan lain-lain. Diperkirakan 90% dari batu-batu mirah atau safir akan melalui proses tersebut, suatu proses yang permanen dan telah diterima di setiap perdagangan batu mulia. Walaupun proses ini bisa merubah batu yang tidak berharga menjadi batu yang mahal harganya tetapi tindakan ini amat beresiko karena perbuatan tersebut bisa mengakibatkan batu ini rusak, retak, pecah dan dalam kejadian tertentu warna dari batu-batu tersebut malah hilang.

Kegunaan atau manfaat
Selain batu intan batu mirah juga banyak dijadikan barang pemberian untuk para wanita idaman atau kekasih sebagai simbol asmara yang kekal. Batu mirahpun banyak dipercayai sebagai batu yang bisa memberi hoki atau melindungi harta si pemilik, membuat pemiliknya makin bergaya dan percaya diri, menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu seperti lemah syahwat dan memiliki segi-segi mistik yaitu mengusir hal-hal negative atau pengaruh jahat (warnanya dipercayai akan berubah menjadi gelap jika ada kejadian buruk akan datang).

Juni-Mutiara

Mutiara merupakan lambang kekayaan, kekuasaan dan umur panjang. Sedangkan moonstone dan alexandrite dipercaya membawa keberuntungan.

Mei-Zamrud

Batu Zamrud dengan warna hijaunya memikat ribuan kolektor. Batu emerald atau zamrud sangatlah langka untuk kwalitas bagus. Oleh karena itu, harga batu ini kadang melebihi Intan Berlian. Batu Zamrud adalah batu yang sangat rapuh, oleh karena itu harus sangat hati-hati ketika memakainya.
Selain itu batu ini juga merupakan batu persembahan kepada Dewi Venus yang melambangkan kesuburan.

Maret-Aquamarine

Batu aquamarine dapat dibentuk sebagai cabochon supaya menghasilkan efek asterism, efek sinar cahaya yang dihasilkan seperti batu safir bintang atau rubi bintang. Batu aquamarine tidak tahan dalam suhu yang tinggi dan jika dipanaskan dari 800-900 celsius warnanya akan hilang. Jumlah besi dalam struktur aquamarine akan mempengaruhi warna batu. Maka dari itu warna batu ini bervariasi dari biru sampai hijau, warna batu biru laut ini juga dipengaruhi oleh dimana komposisi zat besi itu berkumpul serta tingkat konsentrasinya zat tersebut dalam struktur kristal beryl ini. Warna batu aquamarine dapat dirombak dengan melalui proses heating atau pemanasan. Warnanya yang terlalu jernih dapat diperkental sesuai keinginan para peminat dalam proses tersebut. Batu biru laut juga sangat dikenal sebagai batu yang bebas inklusi.

Batu ini sangat digemari oleh orang-orang Eropa. Kaisar Brasil Dom Pedro dikatakan pernah memiliki batu aquamarine paling bagus dan berkualitas yang pernah ditemukan. Di tahun 1906, putri presiden Amerika Theodore Roosevelt diberikan batu aquamarine sebagai hadiah dan sejak itu batu aquamarine ini dikatakan telah meningkat kepopularitasannya.

Dengan teknologi yang canggih pada zaman ini sekarang orang-orang dapat membuat batu sintetis aquamarine dari bahan yang sama dengan aslinya yaitu beryl namun mereka dapat dibedakan dengan mudah. Aquamarine yang asli terasa dingin jika disentuh sedangkan yang palsu tidak, semua batu aquamarine yang asli akan mengambang jika dimasukkan ke dalam cairan bromoform sedangkan yang palsu akan tenggelam. Hal ini berbeda untuk menguji batu topaz yang disebut asli jika batu topaz tersebut tenggelam di cairan bromoform.

Kegunaan atau manfaat
batu aquamarine dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain mempertinggi rasa kasih sayang dalam suatu keluarga dan memberi kebahagiaan terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan laut. Selain itu, aquamarine batunya Dewa Laut Neptune, yang melindungi pelaut dari berbagai rintangan selama mengarungi samudra.

Februari-Amethyst

Batu ametis mempunyai nilai keras 7 berdasarkan daftar keras Mohs, mereka menempati di urutan ke enam. Batu ametis dikenal akan warnanya yang ungu namun warna batu ametis juga ada yang ungu muda, ungu kemerah-merahan, ungu kebiru-biruan dan bahkan ada yang hampir hitam. Batu ametis di Indonesia dikenal dengan nama kecubung kasihan. Karena warna ungu selalu dikaitkan dengan warna kerajaan maka batu ametis sering digunakan untuk barang-barang kerajaan Inggris seperti menghiasai mahkota, perhiasan, dekorasi ruangan atau upacara.

Nama batu ametis berasal dari bahasa Yunani yang artinya “tidak mabuk”. Batu ametis sering dikaitkan dengan dewa anggur dan katanya jika meminum air atau minuman alkohol yang ada di gelas terbuat dari batu ametis akan membantu si peminum supaya tidak keracunan atau mabuk, dan batu ametis tersebut juga akan mencegah supaya tidak ketagihan atau kecanduan. Batu ametis juga pernah lebih berharga dari pada batu intan dan pada umumnya batu ametis akan bersinar terang setelah sekian lama dijemur.

Kegunaan atau manfaat
Batu ametis dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain melindungi pemilik dari rasa mabuk, mengendalikan emosi, mendatangkan rasa kasih sayang, memberi ketenangan dan semangat dalam menjalankan tugas. Batu amethyst juga melambangkan aristokrasi dan kekuasaan.

Januari-Garnet

Semua batu biduri delima (garnet) mengandung campuran keizelzuur, sedangkan komposisi batu biduri delima sama sulitnya dengan batu tourmaline. Batu garnet mempunyai nilai keras 6-7.5 berdasarkan daftar keras Mohs.

Pada umumnya batu garnet sangat mengkilau warnanya dan tembus cahaya. Hampir semua batu garnet mempunyai warna yang dalam dan bermacam-macam warnanya kecuali biru. Di Indonesia batu garnet ini diberi nama bermacam-macam seperti manilam anggur, biduri delima, biduri anggur, dan mirah anggur. Biasanya warna batu garnet yang paling disukai adalah warna merah gelap dan kadang-kadang hitam, batu macam itu dinamakan pyrope.

Mungkin karena warna batu garnet itu merah jadi batu ini sering dijadikan batu yang dipercayai mempunyai sifat-sifat ksatria dan keperkasaan, melambangkan hati yang terbuka, loyal dan penuh kasih sayang. Seringkali dahulu para petarung menghiasi senjata-senjata mereka dengan batu garnet dan berharap batu tersebut bisa membawa mereka keberuntungan dan memenangkan medan perang. Batu ini pernah dijadikan sebagai peluru dengan maksud agar meningkatkan rasa sakit yang amat di dalam luka.

Kegunaan atau manfaat
Batu garnet dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain menenteramkan pikiran, meningkatkan kecerdasan, memperingatkan adanya ancaman bahaya (batu itu akan berubah warnanya), membangkitkan rasa adil dan jujur, menarik rasa simpati dari orang lain, tahan dalam menghadapi kesengsaraan dan mengusir hal-hal negative atau ilmu hitam.

Desember-Poinsettia

Bunga poinsettia berasal dari Meksiko, termasuk dalam tanaman subtropis dan memerlukan suhu antara 10-20 derajat celcius. Di negara Amerika, tanggal 12 Desember adalah hari Poinsettia Day. Bunga poinsettia dijadikan bunga kelahiran bulan Desember ( sama halnya seperti batu pirus atau turquoise yang dijadikan batu kelahiran desember) dan mempunyai arti sukses, perayaan, keyakinan dan keceriaan.


Dikenal pula sebagai bunga Natal, menurut legenda poinsettia pada mulanya adalah bunga liar. Sewaktu seorang gadis kecil –tanpa maksud apa-apa– meletakkan bunga liar ini di altar gereja, bunga ini berubah menjadi kuntum berwarna merah menawan. Mencerminkan keceriaan dan keriangan, bunga kelahiran Desember ini merupakan penanda perayaan Desember yang penuh kegembiraan.

November-Chrysanthemum

Bunga seruni dijadikan sebagai bunga kelahiran bulan November (sama halnya dengan batu topaz) dan menurut ilmu feng shui bunga seruni atau krisan ini dapat membawa kebahagiaan dan tawa di dalam keluarga. Bunga krisan juga mempunyai arti keceriaan, pesona, optimis, kelimpahan, keberuntungan, persahabatan dan cinta rahasia.


Chrysanthemum, simbol matahari, menempati posisi terhormat di kebudayaan kuno. Orang Jepang menganggap kelopaknya yang tak berlipat mencerminkan kesempurnaan, dan Confusius menyarankan bunga ini digunakan sebagai objek meditasi. Mencerminkan optimisme dan kegembiraan, dikatakan bahwa satu kelopak bunga kelahiran November ini, jika diletakkan di bawah gelas wine akan menjadikan pelakunya sehat dan berumur panjang.

Oktober-Mary Gold

Bunga calendula dan daunnya dapat dikonsumsi, dan digunakan untuk membuat salad dan sop dan rasanya mulai dari pahit sampai dengan pedas yang menyertai aromanya. Bunga calendula atau marigold amat cocok dijadikan sebagai antiseptik dan antifungal dan berisi hormon dan vitamin A precursors. Mampu mengobati sengatan lebah, luka bakar, sakit kepala, sakit gigi, demam, masalah menstrual, terkilir, penyakit kuning, penyakit mata dan luka atau iritasi pada kulit. Bunga calendula ini juga dimanfaatkan untuk mengusir serangga atau dijadikan sebagai obat anti-serangga, dan dalam dunia dapur bunga calendula dijadikan sebagai bumbu atau zat pewarna makanan.
Bunga calendula atau marigold dijadikan sebagai bunga kelahiran bulan oktober (sama halnya dengan batu opal) dan mempunyai arti kepuasan dan kemantapan. Bunga calendula ini juga dijadikan sebagai bunga yang paling sakral di India dan biasanya diletakkan seperti kalung di leher leher patung dewa mereka.

Dengan nuansa warna musim semi yang kaya, Marigold dikenal orang sebagai bunga kelahiran oktober. Para penganut Kristen awal menyebut Marigold, Mary’s Gold, Emas Bunda Maria, dan menempatkannya di samping patung Bunda Maria. Kaya warna dan brilian, marigold mencerminkan afeksi dan kehangatan.

Agustus-Gladiola

Julukan lain dari bunga gladiol ini adalah “sword lily” atau pedang kecil dikarenakan bentuknya yang merupai. Karena bunga gladiol tumbuh sekitar bulan agustus maka bunga gladiol ini dijadikan sebagai bunga kelahiran agustus (sama halnya dengan batu peridot) dan bunga gladiol atau gladiolus ini mempunyai arti kenangan, ketulusan, kemurahan hati dan juga pendirian yang teguh.


Gladiola, bunga kelahiran Agustus, mencerminkan kekuatan dan integritas moral –tidak mengherankan karena nama bunga ini berasal dari bahasa Latin untuk pedang, “gladius”. Tetapi walau batangnya mengingatkan pada para gladiator Roma, bunganya yang romantis dapat menaklukan hati dengan kecantikannya.

Juli-Delphinium

Batu larkspur melambangkan hati yang terbuka dan keterikatan. Mencerminkan perasaan tanpa beban, bunga kelahiran musim panas ini juga mengungkapkan kecantikan alami yang khas.
Dalam jumlah yang sedikit bunga larkspur ini dapat digunakan untuk pengobatan. Penyakit penyakit yang bisa disembuhkan oleh bunga dolphin ini yaitu gigitan serangga, asma, penyakit buang air dan juga penyakit mata dan telinga tertentu. Bunga ini juga dipercayai dapat mengobatkan sengatan kalajengking jika diminum bijinya dan jika dioleskan di bagian rambut kepala dapat membunuh kutu rambut dan telurnya. Bunga larkspur ini juga dapat digunakan untuk membuat tinta.

Dengan bunga seperti dolphin, delphinum –atau larkspur– melambangkan hati yang terbuka dan keterikatan. Mencerminkan juga perasaan tanpa beban, bunga kelahiran musim panas ini mengungkapkan kecantikan alami yang khas.


Mei-Lily

Lily of the Valley diberi arti sebagai lambang kemurnian, kesederhanaan, pesona, kerendahan hati dan juga dipercayai membawa keberuntungan dalam dunia percintaan maka dari itu tidak heran jika bunga ini sering ditemukan dalam penataan untuk bunga2 pernikahan. Karena bunga ini pada umumnya tumbuh di bulan mei maka bunga ini dinobatkan sebagai simbol bunga kelahiran bulan mei (sama halnya dengan batu zamrud atau emerald) dan bunga ini sering disebut juga dengan “may lily”. Bunga alternatif lainnya untuk bulan mei adalah semua bunga lily jenis lainnya. Bunga Lily of the Valley adalah salah satu bunga yang muncul di cerita cerita alkitab Kristen yang dipercayai bahwa air mata Bunda Maria yang jatuh di Salib Yesus berubah menjadi bunga Lily of the Valley. Cerita lain mengatakan bahwa bunga Lily of the Valley muncul dari darah St. George yang berperang melawan seekor naga.


Lily sangat dikagumi orang-orang Yunani Kuno dan diyakini bermula dari air susu Hera, Ratu para Dewa. Sudah sejak lama dikaitkan dengan Bunda Maria, Lily Putih melambangkan kebijakan, sementara lily yang tumbuh di lembah mencerminkan kelembutan dan keramahan. Dalam bahasa bunga, bunga kelahiran Mei ini mengekspresikan kesucian hati, kebesaran dan penghargaan.

Maret-Daffodil

Sama halnya seperti batu aquamarine, bunga daffodil juga dianggap sebagai bunga khas untuk orang kelahiran bulan maret dan mempunyai arti “lahir kembali”, semangat baru, kehormatan, dan penghargaan. Untuk memberitahu jika anda merasakan perasaan yang sama terhadap dia, maka bunga daffodil juga digunakan untuk alasan ini. Di Cina bunga daffodil ini juga mempunyai arti yang tidak kalah penting, yaitu memiliki simbol keberuntungan dan kekayaan. Karena bunga ini tumbuh pada awal-awal tahun, bunga ini juga dijadikan sebagai simbol tahun baru imlek Cina, dan jika bunga daffodil anda mulai tumbuh di saat-saat imlek tahun baru maka dipercayai akan memberi extra-keberuntungan atau hoki bagi si pemilik. Selain itu bunga ini juga merupakan salah satu bunga yang paling harum wanginya.


Saat daffodil berwarna kuning cerah menyeruak dari tanah di musim dingin, ia tampak seperti seorang sahabat yang sudah lama menunggu untuk pulang; daffodil adalah bunga kelahiran yang diinginkan setiap orang. Melambangkan kelahiran kembali dan awal baru, terutama jika ditampilkan dalam bentuk buket dengan jumlah bunga yang banyak, daffodil menjanjikan kegembiraan dan keceriaan.

Februari-Iris

Iris dalam bahasa Yunani artinya pelangi, dan bunga ini telah dianggap memiliki berbagai arti diantaranya yaitu kesetiaan, kebijaksanaan, kesejahteraan, persahabatan dan harapan. Karena Valentine’s day jatuh pada bulan Februari maka dari itu bulan kedua tersebut dianggap sebagai bulan asmara dan bunga iris dianggap sebagian orang sebagai bunga yang cocok untuk mewakilinya.


Tidak mengherankan kelopak bunga Iris yang menghadap ke atas melambangkan keyakinan dan kebijaksanaan. Dengan warna ungu dan batang yang khas, bunga kelahiran Februari ini memiliki kisah berawal dari jaman Yunani Kuno, ketika Iris, penyampai pesan dewa-dewa dan personifikasi pelangi (dlm bhs Yunani Iris berarti pelangi), bertindak sebagai penyambung antara bumi dan surga..

Januari-Anyelir

Bunga ayelir ini dianggap mengartikan sebagai kekaguman, keindahan, kasih sayang, kebanggaan dan rasa berterima-kasih. Artinya amat beragam tergantung dari warnanya yang bervariasi. Bunga carnation yang berwarna merah dianggap memberi arti sebagai kekaguman sedangkan warna merah gelap artinya kasih sayang yang dalam, warna putih mengartikan cinta yang murni, persahabatan dan keberuntungan. Selain itu bunga anyelir atau carnation yang bergaris2 memberi simbol penyesalan atas cinta yang tak terbalaskan, warna ungu mengartikan ketidaktetapan, merah muda artinya romantis dan cinta yang tak pernah mati.

Mewakili kebanggaan, kecantikan, kekaguman dan kedalaman, Carnation adalah bunga untuk bulan pertama. Berasal dari Asia dan sudah dibudidayakan selama lebih dari 2000 tahun, dewasa ini bunga yang kerapkali dijadikan bunga kelahiran musim dingin ini tampil dengan warna-warni beragam.