hanya Tuhan yang menentukan
meskipun aku tak sabar, tapi aku
harus menunggu hingga saat itu tiba
bersamamu adalah kebahagiaan
yang tak ingin kuabaikan
dan melihatmu bersamanya adalah sebuah
harmoni yang menggelitik hatiku
aku bahagia dalam tangisku
meskipun
begitu
aku hanyalah aku
aku takkan bisa menjadi sepertinya
aku
bukanlah ulat yang bisa menjadi kupu-kupu
aku hanya bunga yang
terus tumbuh
bukan dia yang bisa bermetamorfosa secara sempurna
ditengah
kelabu siang aku hanya duduk dan menanti malam
menunggu bulan
beraksi dengan sinarnya yang cantik
aku iri melihatnya, ia bisa
sendiri tanpa bantuan yang lain
sedangkan aku...
aku
masih membutuhkan air, tanah, dan udara..
aku memanglah tidak
sempurna
dan aku adalah aku
aku tidak sempurna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar