
Bunga calendula dan daunnya dapat dikonsumsi,
dan digunakan untuk membuat salad dan sop dan rasanya mulai dari pahit sampai
dengan pedas yang menyertai aromanya. Bunga calendula atau marigold amat cocok
dijadikan sebagai antiseptik dan antifungal dan berisi hormon dan vitamin A
precursors. Mampu mengobati sengatan lebah, luka bakar, sakit kepala, sakit
gigi, demam, masalah menstrual, terkilir, penyakit kuning, penyakit mata dan
luka atau iritasi pada kulit. Bunga calendula ini juga dimanfaatkan untuk
mengusir serangga atau dijadikan sebagai obat anti-serangga, dan dalam dunia
dapur bunga calendula dijadikan sebagai bumbu atau zat pewarna makanan.
Bunga calendula atau marigold dijadikan
sebagai bunga kelahiran bulan oktober (sama halnya dengan batu opal) dan
mempunyai arti kepuasan dan kemantapan. Bunga calendula ini juga dijadikan
sebagai bunga yang paling sakral di India dan biasanya diletakkan seperti
kalung di leher leher patung dewa mereka.
Dengan nuansa warna
musim semi yang kaya, Marigold dikenal orang sebagai bunga kelahiran oktober.
Para penganut Kristen awal menyebut Marigold, Mary’s Gold, Emas Bunda Maria,
dan menempatkannya di samping patung Bunda Maria. Kaya warna dan brilian, marigold
mencerminkan afeksi dan kehangatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar